Scroll to top
©2019 Kertajaya Point - Life. Work. Socialize.
Share

Aspek Dasar Investasi Properti yang Harus Diketahui oleh Pemula

Tujuan investasi properti adalah menanamkan sejumlah uang saat ini agar Anda bisa mendapatkan lebih banyak uang lagi di masa mendatang. Profit atau keuntungannya harus cukup memadai untuk menutup biaya membeli properti tersebut, pajak, dan biaya lain-lain. Kedengarannya sesederhana bermain monopoli. Untuk menang, cukup beli properti, hindari kebangkrutan, kumpulkan uang sewa agar bisa membeli lebih banyak properti lagi. Namun, jika Anda melakukan kesalahan, maka kerugiannya bisa kecil hingga sangat besar.

Penting sekali bagi pemula untuk memahami beberapa pengetahuan dasar berikut ini sebelum benar-benar terjun di dalamnya. Apalagi jika ingin memulai investasi properti di Surabaya atau kota besar lain, maka persaingan yang ketat tanpa disertai pemahaman basic bisa mengakibatkan Anda tersingkir sejak dini.

1. Tentukan strategi investasi dan jangan tergiur oleh iming-iming “cepat kaya”.

Langkah pertama dalam investasi properti di Surabaya atau kota manapun, Anda harus menentukan profil risiko diri, tujuan investasi, dan kerangka waktu (berapa lama akan berinvestasi). Pahami properti mana yang “investment grade” dan mana yang hanya bernilai sebagai hunian saja. Tentukan apakah ingin mendapatkan keuntungan investasi dari penjualan atau sewa. Hindari iming-iming cepat kaya yang ditawarkan oleh siapapun, karena seringkali justru berisiko lebih tinggi.

2. Kembangkan jaringan Anda.

Tak seorangpun bisa berbisnis sendirian. Anda membutuhkan koneksi dengan pengembang, jaringan profesional sesama peminat investasi properti, juga calon pelanggan. Untungnya, networking masa kini sudah jauh lebih mudah dengan keberadaan web, media sosial, dan online messaging services. Seminar dan presentasi juga bisa jadi alternatif untuk memperluas koneksi. Namun, apabila mendapatkan rekomendasi dari kenalan baru, maka Anda harus pandai memilih saran mana yang patut diikuti dan mana yang lebih baik diabaikan.

3. Perhitungkan proyeksi keuntungan dan biaya dengan matang.

Banyak orang mengatakan bahwa investasi properti itu bisa dilakukan tanpa modal. Namun, tetap saja Anda perlu memperhitungkan angka-angkanya dengan baik, karena risiko bisa muncul dari berbagai sisi. Ingat krisis subprime mortgage tahun 2007/2008 di Amerika Serikat. Dalam jangka panjang, harga properti akan terus meningkat, tetapi bukan tidak mungkin menghadapi masa-masa sulit dalam jangka pendek.

4. Pahami target pasar Anda dan tawarkan properti sesuai kebutuhan mereka.

Ketika akan membeli atau memasarkan sebuah properti, Anda harus tahu bagaimana demografi lingkungan sekitar. Ini berkaitan dengan upaya seleksi properti yang tepat untuk mengoptimalkan keuntungan jangka panjang Anda (jika ingin menjual kembali di kemudian hari) sekaligus meningkatkan pendapatan sewa (apabila properti akan disewakan terlebih dahulu). Umpamanya investasi properti di lingkungan dekat kampus, maka apartemen mahasiswa akan lebih potensial daripada rumah 2 BR.

5. Kenali proses negosiasi dan prosedur pembelian properti.

Mengetahui bagaimana bernegosiasi bisa jadi merupakan salah satu aspek terpenting dalam investasi properti. Hampir semua hal dalam investasi properti itu dapat dirundingkan. Bukan hanya harga saja yang bisa ditawar, melainkan juga perabot apa yang ada di dalamnya, bonus pembelian, bahkan pengurusan dokumen. Namun, meski segalanya mungkin bisa dirundingkan lagi, Anda sebaiknya tidak mempersulit kesepakatan hingga kehilangan peluang emas. Tajamkan indera dan asah kepekaan untuk mengenali proporsi negosiasi terbaik.

Related posts

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1
Halo,
Ada yang bisa dibantu ?
Kami akan segera membalas Anda
Powered by