Scroll to top
©2019 Kertajaya Point - Life. Work. Socialize.
Share

Integrasi Perangkat Smart Home Sebagai Fasilitas Apartemen Millenial

Teknologi telah menginvasi hunian kita sejak bertahun-tahun lalu. Mulai dari era video dan kaset, televisi dan koneksi telepon kabel, hingga jaringan internet non-stop masa kini yang memungkinkan pintu apartemen dibuka menggunakan ponsel dari belahan dunia berbeda. Kemajuan teknologi telah dan akan terus mengubah gaya hidup serta tata rancang interior apartemen modern dengan beragam perangkat smart home.

Saat ini, generasi Millenial boleh jadi telah terbiasa menenteng laptop dan ponsel kemana-mana serta memanfaatkan koneksi Wi-Fi di rumah. Namun, apakah sudah siap menghadapi asisten pribadi seperti Alexa-nya Amazon? atau bagaimana dengan fasilitas apartemen berupa sistem pencahayaan otomatis yang bisa dinyalakan hanya dengan melambaikan tangan? atau robot komunikatif yang dapat mengendalikan semua perangkat smart home terkoneksi?

Sebagian orang kemungkinan memilih untuk menjauhkan perangkat smart home dari hunian mereka. Latar belakangnya beragam, mulai dari kekhawatiran terhadap bahaya radiasi hingga ketakutan terhadap risiko peretasan. Akan tetapi, mayoritas generasi Millenial agaknya siap menyambut hangat fasilitas high-tech di apartemen masing-masing. Teknologi telah mengubah semua aspek lain dalam kehidupan kita; jadi mengapa tak menyatukannya dengan fasilitas apartemen juga!?

Tak dapat dipungkiri, perangkat smart home dapat meningkatkan jaminan keamanan apartemen kita. Misalnya detektor asap yang bisa memperingatkan saat terjadi kondisi darurat, serta sistem keamanan yang dapat membantu pemantauan jarak jauh via ponsel. Saat ini, kita bisa mengintegrasikan beragam perangkat smart home ini dengan mudah ke apartemen kita dan membiasakan diri untuk menggunakannya.

Keberadaan perangkat smart home juga berpotensi meningkatkan nilai jual apartemen. Robot pintar boleh jadi agak berlebihan, tetapi perangkat smart home lain cenderung digemari sebagian pangsa pasar properti saat ini yang notabene termasuk generasi Millenial. Contohnya fasilitas apartemen berupa pencahayaan pintar yang trendy, panel surya yang membantu penghuni menghemat listrik, AC pintar yang bisa mengatur daya listrik sendiri, serta detektor asap pintar.

Generasi Millenial saat ini sudah mencakup hampir setengah pembeli dan investor di pasar properti. Generasi ini adalah angkatan pertama umat manusia yang dibesarkan bersama komputer dan internet, sehingga sudah terbiasa berinteraksi dengan teknologi dalam setiap aspek kehidupannya. Dengan demikian, mengintegrasikan perangkat smart home bisa jadi strategi cerdas untuk menarik perhatian pembali.

Bagi awam yang tak terlalu tanggap teknologi, sebaiknya mengintegrasikan perangkat smart home sedikit demi sedikit. Mulai dari perangkat terkecil dulu, seperti pencahayaan pintar dan AC pintar. Jangan buru-buru memasang panel kendali yang mencakup seluruh bagian apartemen, apalagi membeli robot pintar. Ingat, semakin canggih suatu teknologi, maka semakin rentan pula pada moral hazard orang-orang yang berniat jahat. Penting juga untuk mencocokkan perangkat dengan fasilitas apartemen yang lain, agar rancangan interior tetap stylish dan bergengsi di mata tamu.

Related posts

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1
Halo,
Ada yang bisa dibantu ?
Kami akan segera membalas Anda
Powered by