Scroll to top
©2019 Kertajaya Point - Life. Work. Socialize.
Share

Kiat Menyiapkan Apartemen Untuk Teknologi Home Living Masa Depan

Teknologi melaju dengan amat cepat. Tak jarang, generasi Millenial harus pontang-panting mengejar gadget dan inovasi terkini. Lebih buruk lagi, teknologi menelan banyak biaya, karena kita harus mengganti gadget secara berkala jika ingin terus up-to-date.

Problema ini juga melanda perumahan dan apartemen. Meski tak membutuhkan banyak energi untuk mengganti laptop atau ponsel baru, tetapi menyiapkan hunian untuk teknologi tinggi di masa depan bisa jadi membutuhkan upaya tersendiri. Apabila apartemen tidak siap menghadapi teknologi home living masa depan, maka untuk memasang perabot baru saja kemungkinan kelak harus mendadak merenovasi secara struktural, memperbaiki jaringan kabel, dan lain sebagainya.

Sebenarnya, teknologi home living masa depan bukannya tak bisa diprediksi sama sekali. Ada beberapa hal yang dapat diadakan sejak saat ini untuk menyiapkan apartemen menghadapi teknologi tinggi di masa depan. Berikut ini tiga diantaranya.

1. Charger Mobil Listrik

Mobil listrik adalah salah satu teknologi masa depan yang sudah dapat terbaca sejak saat ini. Penjualannya terus meningkat dari waktu ke waktu, seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai keunggulan mobil listrik. Pada tahun 2016, penjualan globalnya mengalami kenaikan pesat sebesar 65 persen.

Biaya operasional mobil listrik juga diperkirakan akan menjadi lebih murah dibandingkan kendaraan berbasis BBM pada tahun 2022, sehingga prospek kenaikan sales bisa lebih tinggi lagi. Jika ingin mengikuti tren ini, maka ada baiknya memastikan gedung apartemen Anda sudah dilengkapi dengan electric car charging port.

2. Jaringan Kabel

Banyak yang mengira kalau teknologi masa depan pasti wireless. Faktanya, tidak demikian. Meski sebagian perangkat memang dapat dioperasikan lebih mudah secara wireless (misalnya printer), tetapi sebagian lainnya justru akan lebih stabil jika diakses menggunakan koneksi kabel karena kendala bandwidth.

Masih dibutuhkan kabel untuk memastikan sinyal stabil bagi sistem game dan televisi di setiap ruangan dalam satu rumah yang sama. Sistem keamanan pintar juga bisa menyedot suplai bandwidth dan lebih rentan error saat dioperasikan tanpa kabel.

3. Ruang yang Luas

Seiring dengan perkembangan teknologi, ukuran beberapa perangkat berubah menjadi makin mini. Namun, sebagian lainnya justru membutuhkan ruang yang semakin luas. Sebutlah rata-rata ukuran layar televisi yang dulu hanya 30 inch, sekarang menjadi 70 inch. Game berteknologi Virtual Reality serta Augmented Reality yang sedang booming juga membutuhkan ruang agar penggunanya bisa leluasa bergerak.

Seiring perubahan jaman menuju keterkaitan dunia online dan offline yang kian erat, persiapan-persiapan ini makin penting. Memang hampir tak mungkin mengetahui dengan pasti akan seperti apa teknologi home living dalam beberapa tahun yang akan datang. Namun, khusus untuk fasilitas-fasilitas yang dapat diperkirakan sejak dini, tak ada salahnya untuk mulai menyiapkannya.

Related posts

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1
Halo,
Ada yang bisa dibantu ?
Kami akan segera membalas Anda
Powered by