Scroll to top
©2019 Kertajaya Point - Life. Work. Socialize.
Share

Tips Sharing Sewa Apartemen Mahasiswa


Kertajaya Point Webmaster - January 20, 2020 - 0 comments

 

Kawasan Surabaya Timur merupakan “rumah” bagi selusin perguruan tinggi bereputasi nasional dan mall ternama, sehingga cukup laris-manis untuk sewa maupun jual-beli apartemen mahasiswa. Ada orang tua mahasiswa yang memiliki visi investasi properti jangka panjang, sehingga membeli apartemen dekat ITS untuk tempat tinggal putra-putrinya secara mandiri. Ada pula mahasiswa yang memilih untuk berbagi (sharing) sewa apartemen bersama roommate saja.

Sharing apartemen Surabaya Timur memberikan sejumlah keunggulan tersendiri bagi mahasiswa. Keuntungan utama adalah biaya sewa apartemen dan utilitas yang lebih murah. Contohnya harga sewa unit bertipe 2BR sekitar Rp3.000.000 hingga Rp5.000.000 per bulan di apartemen Puncak Kertajaya. Apabila dibagi berdua atau berempat, maka tarif akhirnya setara dengan biaya kos biasa. Ditambah lagi, penghuni apartemen akan bebas menggunakan beragam fasilitas komunal seperti kolam renang dan gym.

Di sisi lain, sharing apartemen juga mengandung beberapa kekurangan. Pertama, privasi Anda berkurang. Anda tidak bebas bertindak dan mungkin perlu berpikir dua kali untuk mengundang keluarga atau teman datang menginap di unit apartemen tersebut. Kedua, roommate bisa saja meningkatkan beban keuangan Anda jika mereka malas bersih-bersih atau tidak membayar biaya sewa apartemen secara tepat waktu.

Meskipun rekan roommate berstatus sahabat karib, konflik terkait urusan rumah tangga dan biaya sewa apartemen belum tentu dapat dihindari. Untuk mencegah pecah kongsi sebelum masa sewa berakhir, ada empat (4) kiat sederhana yang dapat Anda lakukan:

  1. Pastikan Anda Dapat Berkomunikasi Baik dengan Calon Roommate

Komunikasi merupakan kunci sukses utama dalam sharing apartemen. Sejak sebelum memutuskan untuk tinggal bersama satu atau beberapa roommate, Anda semua harus sudah berunding mengenai ekspektasi masing-masing. Umpamanya, bagaimana cara berbagi pekerjaan rumah, bagaimana aturan keluar-masuk apartemen, bagaimana aturan mengajak tamu menginap, dan sejenisnya.

Anda juga harus mengatakan dengan jelas apabila tidak ingin mengijinkan roommate untuk meminjam properti pribadi seperti pakaian, alas kaki, atau payung. Seandainya Anda memiliki kebiasaan begadang, maka perlu memberitahukannya untuk memastikan sang roommate tidak akan merasa terganggu saat nyenyak tertidur pada malam hari.

Jangan berharap semua roommate akan memperbolehkan Anda bertindak sesukanya dalam apartemen yang disewa bersama. Demikian pula sebaliknya, Anda perlu bersikap tegas agar roommate tidak semena-mena bertindak sesuka hati.

  1. Baca Perjanjian Sewa Baik-baik Sebelum Tanda Tangan

Setiap pemilik apartemen pasti memiliki peraturan sewa sendiri. Diantara banyak apartemen dalam satu gedung yang sama pun, metode pembayaran sewa bisa jadi berbeda-beda. Ada pemilik apartemen yang akan segera mengusir semua penyewa, meskipun hanya salah satu saja yang melakukan pelanggaran atau menunggak pembayaran.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda dan calon roommate membaca perjanjian sewa dengan teliti sebelum menandatanganinya. Pastikan tak ada aturan yang dianggap berat atau tidak bisa dilaksanakan oleh salah satu pihak. Apabila ada poin-poin yang kurang jelas, mintalah klarifikasi kepada pemilik atau pengelola apartemen sejak awal. Jangan tunggu hingga terjadi masalah sebelum menanyakannya.

  1. Buat Kesepakatan Bersama Untuk Pekerjaan Rumah

Kebanyakan pertikaian dalam sharing apartemen terjadi karena masalah ketidakadilan dalam mengerjakan pekerjaan rumah seperti menyapu, menggosok toilet, mencuci alat makan, membersihkan kulkas, dan sejenisnya. Sekali atau dua kali mencucikan alat makan teman boleh jadi tidak masalah. Namun, bagaimana jika Anda harus mengerjakannya setiap hari selama setahun penuh?

Untuk mencegah terjadinya pertikaian, sebaiknya Anda membuat kesepakatan bersama roommate sejak awal mengenai bagaimana cara menyelesaikan pekerjaan rumah. Apabila sepakat akan dikerjakan sendiri, maka buatlah jadwal harian. Apabila ingin dilimpahkan kepada jasa cleaning service, maka pastikan semua pihak tidak keberatan membayar biayanya secara rutin.

  1. Atur Pembagian Ruang Penyimpanan Komunal untuk Setiap Orang

Ada banyak ruang komunal dalam satu apartemen yang dimanfaatkan bersama-sama oleh semua penghuni. Misalnya ruang tamu, balkon, dapur, dan kamar mandi. Ruang dapur dan kamar mandi merupakan dua sumber sengketa paling populer. Mengapa? Karena setiap orang memiliki kebiasaan berbeda-beda dalam menyimpan bahan makanan dan perangkat alat mandi masing-masing.

Solusi mudahnya, Anda dan roommate harus sudah merundingkan dan menyetujui jatah ruang penyimpanan dapur dan kamar mandi sejak awal. Umpama tersedia kulkas, Anda dan roommate juga perlu membuat perjanjian tentang jatah freezer dan refrigerator masing-masing agar jangan sampai seisi kulkas ditempati oleh properti satu orang saja.

Related posts

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1
Halo,
Ada yang bisa dibantu ?
Kami akan segera membalas Anda
Powered by